Setahun berlalu sangat tidak terasa. Tau-tau Senin lagi, tau-tau Desember lagi. Ini menunjukkan bahwa kita hidup berpacu dengan waktu. Maka tak ada alasan untuk menyia-nyiakan kehidupan ini, kecuali dengan melakukan hal yang bernilai guna.
Perjalanan setahun bersama Kelas Literasi Ibu Profesional (KLIP) adalah warna baru di tahun 2021. Yeayyy akhirnya aku nulis lagi, akhirnya aku berhasil menemukan healing untuk keresahan di episode terberat hidupku.
Meski baru sebatas curahan hati, namun menulis sudah menjadi peredam emosiku tatkala sudah memuncak di ubun-ubun.
'Alaa kulli haal... Alhamdulillaah atas karunia dipertemukannya aku dengan KLIP sehingga bisa mewarnai kehidupanku dengan hal yang bermanfaat.
Terima kasih KLIP sudah menjadi wasilah melatih komitmen dan konsisten dalam menulis. Untuk membangun kembali jiwa kepenulisan bagiku sangat BAHAGIA dengan 10 tulisan di setiap bulan. Semoga terus konsisten dan kedepannya bisa lebih meningkat lagi baik dari segi kuantitas maupun kualitas tulisannya. Aamiin yra...
Yang paling menantang di KLIP itu batasan katanya, yang terus meningkat mulai dari 300 kata sampai akhirnya 500 kata di catur wulan ketiga.
Bukan hal yang sulit ketika tulisan kita berupa curahan hati. Namun, ketika dihadapakan pada sesuatu yang harus sesuai tema 300-500 kata itu berat ferguso! Hahaha...
Skripsi?
Apa? KLIP harus ada skripsi ?
Puyeng tuh, hahaha...
Secara nulis selama ini buat happy-happy saja, lha ini harus nulis skripsi. Hihihi...
Ternyata nggak jelimet yang Anda pikir Esmeralda! Skripsi KLIP itu mengambil benang merah dari apa yang sudah ditulis selama setahun ini.
Berhubung lagi suka cerita perjalanan hidup. Yuk ah bismillaah menyusun puzzle kehidupan dengan bahagia.
Terima kasih KLIP sudah menemani setahun ini penuh makna.
Terima kasih tim KLIP yang kerennya kebangetan.
Terima kasih kepada Allah SWT semata atas karunia-Mu bisa melalui tahun ini dengan penuh makna.
0 komentar:
Posting Komentar